CAECILIA

CAECILIA * LUCIA * UTAMI * JOHANNES

Jumat, 24 September 2010

The Success Story ''Lee Myung Bak''


Lee Myung Bak, mungkin tidak banyak orang yang pernah mendengar namanya, atau bahkan kebanyakan orang lebih mengenal nama dan wajah aktor - aktor Korea yang sering muncul di televisi dibandingkan dengan dirinya. Namun siapa sangka bahwa orang tersebut merupakan orang nomor satu di salah satu negara maju dunia, apalagi kalau bukan Korea Selatan.

Lee Myung Bak, mengapa saya harus menulis tentang dia disini, padahal tidak terlalu banyak orang yang mengenalnya??
Yah hanya ada satu alasan, Lee Myung Bak sudah memberi inspirasi dalam hidup saya secara tidak langsung.

Pernahkah sebelumnya anda mendengar kutipan bahwa Sukses Milik Siapa Saja ''Success is My Right'', kenyataan ini sangat terbukti pada diri Lee Myung Bak. Sebagai seorang presiden tidak ada yang pernah menduga bahwa Lee Myung Bak memiliki masa lalu yang kurang membahagiakan. Namun dengan segala keyakinan dan kemampuan bertahan hidup yang sangat tinggi, Lee Myung Bak mampu merubah segalanya.

Lee lahir di Osaka pada tahun 1941, saat orang tuanya menjadi buruh tani di Jepang, ia kemudian besar disebuah kota kecil yang bernama Pohang. Sejak kecil Lee Myung Bak sudah mengalami perjuangan hidup yang sangat besar. Dia tidak bisa hidup selayaknya anak - anak kecil lainnya, karena ia harus membantu orang tuanya bekerja. Di pagi hari Lee kecil hanya memakan ampas gandum untuk sarapannya, dan karena tidak punya uang Lee hanya mengganjal perutnya dengan air putih di siang hari. Sedangkan saat makan malam Lee kembali memakan ampas gandum, dan untuk memakan ampas gandum itu, Lee tidak harus membelinya, orang tua Lee mendapatkannya dari hasil penyulingan minuman keras. Tentunya bisa di bayangkan bahwa semasa kecil, Lee hanya bisa memakan sampah.

Saat Lee remaja, ia menjual makanan murahan dan es krim untuk membantu keluarganya. namun meski hidupnya sangat miskin Lee tetap mempunyai tekad untuk menempuh pendidikan yang tinggi. Oleh karena itu ia belajar sangat keras agar bisa mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan sekolah SMA nya. Pada tahun 1959 keluarga Lee memutuskan untuk pindah ke Seoul dengan tujuan untuk mendapatkan hidup yang lebih layak. Namun kenyataannya tetap saja keluarga Lee masih hidup dalam keterpurukan, mereka hanya dapat menjadi penjual sayur keliling. Dari saat itu Lee memutuskan untuk mulai hidup berpisah dari orang tuanya dan ia mendapat pekerjaan sebagai pegawai bangunan. Padahal cita-cita Lee sebenarnya adalah ingin bekerja sebagai pegawai di kantor. Bisa dibayangkan bagaimana perasaan Lee pada saat itu.

Lepas SMA, Lee mendapat prestasi yang bagus dan berhasil diterima di perguruan tinggi terkenal di Korea (Korea University). Saat kuliah inilah bisa dibilang merupakan proses awal mula titik balik dari seorang Lee Myung Bak. Lee mulai berkenalan dengan dunia politik dan tidak hanya itu Lee juga terpilih sebagai anggota Dewan Mahasiswa dan juga terlibat dalam aksi demo antipemerintah.
Sudah bisa ditebak, dari perbuatannya itu Lee terpaksa menjalani penjara percobaan pada tahun 1964.
Akibat terbesar nya adalah Lee tidak dapat diterima di perusahaan Hyundai group, karena perusahaan khawatir pemerintah akan marah jika mereka mempekerjakan Lee disana. Namun karena tekadnya yang sangat kuat, Lee memutar otak dan membuat surat ke kantor kepresidenan. Isi suratnya itu kurang lebih adalah ungkapan penyesalanya dan memohon agar pemerintah tidak menghancurkan masa depannya. Usaha Lee tidak sia-sia karena sekertaris presiden sangat tersentuh dengan surat yang dibuat Lee dan saat itu juga memerintahkan Hyundai untuk menerima Lee sebagai pegawai.

Diperusahaan inilah Lee menunjukan bakatnya. Ia kemudian mendapat julukan ''buldozer'' karena dianggap dia bisa menangani semua masalah yang muncul. Kemampuan Lee mengundang kekaguman pendiri Hyundai (Chung-Ju-Yung). Berkat rekomendasi dari pimpinannya itu prestasi Lee terus melesat dan langsung menduduki posisi tertinggi di divisi konstruksi meski baru bekerja selama 10 tahun. Dan tidak disangka divisi inilah yang menjadi mesin uang bagi Hyundai pada tahun 1970-1980 karena Korea Selatan tengah mengalami booming ekonomi sehingga pembangunan fisik semakin marak.

Setelah 30 tahun di Hyundai, Lee mulai masuk ke dunia politik dan menjadi anggota dewan pada tahun 1992. Dan pada tahun 2002 Lee terpilih sebagai walikota Seoul. Dan siapa yang menyangka Lee kecil yang hidup penuh dengan kemiskinan terpilih menjadi Presiden Korea Selatan Pada Tahun 2007. Jelas, semua ini memang merupakan sebuah pembuktian bahwa di dunia ini tidak ada usaha yang sia-sia. Filosofi Succcess is My right bukan hanya lagi sebuah kutipan ketika kita benar-benar mampu mencapai apa yang kita impikan.

Banyak hal yang dapat saya pelajari setelah saya membaca otobiografi milik Lee Myung Bak yang berjudul There is No Myth, namun hal terpenting yang secara tidak langsung disampaikan pada buku itu adalah mulailah semuanya dengan keyakinan dan kerja keras maka keberhasilan pasti kita miliki. Jangan mau jadi orang yang menunggu dan jadilah orang yang pertama.

Good Luck Everybody


Selasa, 21 September 2010

Curriculum Vitae



Sekarang saya sudah memasuki tingkat akhir dalam dunia perkuliahan, Tidak terasa sebentar lagi saya akan memasuki dunia kerja. tentunya persaingan saaat saya lulus nanti akan semakin ketat. Setiap perusahaan tentunya akan memilih tenaga- tenaga yang kompeten untuk dapat bekerja di perusahaan mereka. yah tentunya itu merupakan suatu tantangan bagi saya agar satu tahun terakhir ini untuk memberikan sesuatu yang terbaik bagi diri saya dan masa depan saya.

Mengingat sebentar lagi saya akan memasuki dunia kerja, tentunya ada banyak hal yang harus saya persiapkan untuk melamar pekerjaan. salah satu yang akan kita bahas sekarang adalah CV( Curriculum Vitae) atau yang biasa kita kenal dengan Daftar Riwayat Hidup (Resume)

Sebelum masuk ke contoh Curriculum Vitae,mari kita terlebih dahulu mengenal apa yang sebenarnya dimaksud dengan Curriculum Vitae atau Daftar Riwayat Hidup

Curriculum Vitae adalah catatan singkat tengatang gambaran diri seseorang. Selain berisi data pribadi, gambaran diri itu paling tidak harus di isi keterangan tentang pendidikan atau keahlian dan pengalaman. Dengan data itu riwayat hidup akan memberikan gambaran atau kualifikasi seseorang.

Dari segi penampilannya riwayat hidup tidak mempunyai bentuk standard. Riwayat hidup ditulis seperti karangan singkat, diawali oleh judul dan ditutup oleh rangkaian tanggal, tanda tangan dan nama. Sebenarnya riwayat hidup termasuk surat keterangan, dalam hal ini keterangan pribadi.

Isi riwayat hidup dapat dikelompokan dalam empat sampai lima subjudul.

Data Pribadi

Yang perlu dicantumkan dalam data pribadi yang terpenting saja. Data pribadi dalam riwayat hidup meliputi nama, tempat dan tanggal lahir, jenis kelamin, status perkawinan, jati diri (nomor KTP) dan alamat (domisili pada saat melamar).

Adapun data lain seperti kewarganegaraan, suku bangsa, agama. tinggi dan berat badan pencatumannya supaya di sesuaikan dengan situasi dan kondisi. Jika pencantuman itu berdampak positif baru di cantumkan, tetapi apabila mubazir lebih baik tidka perlu di cantumkan.

Pendidikan

Cara penulisan riwayat pendidikan sebagai subjudul urutannya adalah sebagai berikut:

* Apabila pada subjudul hanya di tulis pendidikan, urutan penulisannya dapat terbalik, dimulai dari pendidikan tertinggi, lalu menurun ke tingak yang lebih rendah.
* Apabila pada subjudul ditulis riwayat pendidikan, maka urutan penulisannya harus dimulai dari yang lebih tinggi dan seterusnya, sebab kata riwayat mengandung pengertian chronologis.
* Apabila pernah mengikuti pendidikan nonformal disamping pendidikan formal, maka menulisnya pendidikan formal dahulu, kemudian diikuti pendidikan nonformal

Pengalaman Bekerja

Untuk pelamar yang telah mempunyai pengalaman bekerja dapat menyebutkannya dalam riwayat hidup. Pengalaman tersebut disusun secara chronologis, masing-masing dimulai kapan bekerja ( dari tahun berapa sampai tahun berapa , menjabat sebagai apa, dimana dan mengapa berhenti dari tempat itu ( apabila pelamar berhenti secara baik).

Keterangan Lain

Data yang tidak dapat dimasukan ke dalam subjudul yang sudah ada, dapat dimasukan ke dalam subjudul keterangan lain ini. Data yang masuk ke dalam keterangan laion adalah sesuatu yang tidak diperoleh melalui pendidikan formal. Keterangan yang dicantumkan hendaknya yang ada hubungannya dengan bidang yang dilamar.

Referensi Pribadi

Yang dimaksud referensi adalah keterangan dari orang-orang tertentu tentang diri pelamar. Di dalam surat lamaran tau di dalam riwayat hidup pelamar menunjuk nama orang tertentu sebagai referensinya. Orang yang di tunjuk sebagai referensi untuk keperluan melamar pekerjaan adalah mantan atasan, mantan guru atau teman dekat. Orang yang ditunjuk sebagai referensi sebaiknya adalah orang yang lebih tua dari pelamar. Diutamakan yang pangkat dan jabatannya cukup tinggi.

untuk lebih jelasnya dibawah ini akan saya berikan contoh daftar riwayat hidup milik saya pribadi untuk membantu anda bila membutuhkan petunjuk penulisan daftar riwayat hidup:

Curriculum Vitae

Data Pribadi

Nama : Caecilia Lucia Utami
Jenis Kelamin : Peremuan
Tempat Tanggal Lahir : Jakarta, 24 Januari 1989
Kewarganegaraan : Indonesia
Status perkawinan : Belum Menikah
Kesehatan : Sangat Baik
Agama : Katolik
Alamat lengkap : Jl.Raya Bogor rt 03/04 No 21, Cimanggis Depok 16954
Telepon : 087878271303
E-mail : Ukurachita_azzuro@yahoo.co.id

Pendidikan
Formal
1994 - 1995 Tk Santa Maria, Cimanggis
1995 - 2001 Sd Santa Maria, Cimanggis
2001 - 2004 SMP N 7 Depok
2004 - 2007 SMA Ignatius Slamet Riyadi, Jakarta
2007 - 2011 S1 Program Sarjana (S-1) Akuntansi Universitas Gunadarma, Depok

Non formal
2002 - 2004 English course
2009 - 2009 Brevet A course
2009 - 2009 Workshop (Microsoft Excel For Financial Report Analysis)

Kemampuan
# Kemampuan Akuntansi
# kemampuan Berbahasa Inggris
# Kemampuan Komputer (MS Word, MS Excel, MS Power Point, MS Access, MS Outlook).
# Kemampuan Internet.


Pengalaman kerja
2008-2009 Private Teacher


Contoh diatas adalah contoh Curriculum Vitae yang pernah saya pelajari saat saya masih duduk dibangku sekolah menengah.
Semoga Berguna

Senin, 20 September 2010

Kode Etik Perusahaan Akuntan Publik



Setiap bidang profesi tentunya harus memiliki aturan-aturan khusus atau lebih dikenal dengan istilah “Kode Etik Profesi”. Dalam bidang akuntansi sendiri, salah satu profesi yang ada yaitu Akuntan Publik. Sebenarnya selama ini belum ada aturan baku yang membahas mengenai kode etik untuk profesi Akuntan Publik.


Kode Etik Profesi Akuntan Publik (Kode Etik) ini terdiri dari dua bagian, yaitu Bagian A dan Bagian B. Bagian A dari Kode Etik ini menetapkan prinsip dasar etika profesi dan memberikan kerangka konseptual untuk penerapan prinsip tersebut. Bagian B dari Kode Etik ini memberikan ilustrasi mengenai penerapan kerangka konseptual tersebut pada situasi tertentu.

Prinsip etika akuntan atau kode etik akuntan itu sendiri meliputi delapan butir pernyataan (IAI, 1998, dalam Ludigdo, 2007). Kedelapan butir pernyataan tersebut merupakan hal-hal yang seharusnya dimiliki oleh seorang akuntan. Delapan butir tersebut terdeskripsikan sebagai berikut :

1. Tanggung Jawab profesi
Dalam melaksanakan tanggung jawabnya sebagai profesional, setiap anggota harus senantiasa menggunakan pertimbangan moral dan profesional dalam semua kegiatan yang dilakukannya.
Sebagai profesional, anggota mempunyai peran penting dalam masyarakat. Sejalan dengan peran tersebut, anggota mempunyai tanggung jawab kepada semua pemakai jasa profesional mereka. Anggota juga harus selalu bertanggungjawab untuk bekerja sama dengan sesama anggota untuk mengembangkan profesi akuntansi, memelihara kepercayaan masyarakat dan menjalankan tanggung jawab profesi dalam mengatur dirinya sendiri. Usaha kolektif semua anggota diperlukan untuk memelihara dan meningkatkan tradisi profesi.

2. Kepentingan Publik
Setiap anggota berkewajiban untuk senantiasa bertindak dalam kerangka pelayanan kepada publik, menghormati kepercayaan publik, dan menunjukan komitmen atas profesionalisme.
Satu ciri utama dari suatu profesi adalah penerimaan tanggung jawab kepada publik. Profesi akuntan memegang peran yang penting di masyarakat, dimana publik dari profesi akuntan yang terdiri dari klien, pemberi kredit, pemerintah, pemberi kerja, pegawai, investor, dunia bisnis dan keuangan, dan pihak lainnya bergantung kepada obyektivitas dan integritas akuntan dalam memelihara berjalannya fungsi bisnis secara tertib. Ketergantungan ini menimbulkan tanggung jawab akuntan terhadap kepentingan publik. Kepentingan publik didefinisikan sebagai kepentingan masyarakat dan institusi yang dilayani anggota secara keseluruhan. Ketergantungan ini menyebabkan sikap dan tingkah laku akuntan dalam menyediakan jasanya mempengaruhi kesejahteraan ekonomi masyarakat dan negara.
Kepentingan utama profesi akuntan adalah untuk membuat pemakai jasa akuntan paham bahwa jasa akuntan dilakukan dengan tingkat prestasi tertinggi sesuai dengan persyaratan etika yang diperlukan untuk mencapai tingkat prestasi tersebut. Dan semua anggota mengikat dirinya untuk menghormati kepercayaan publik. Atas kepercayaan yang diberikan publik kepadanya, anggota harus secara terus menerus menunjukkan dedikasi mereka untuk mencapai profesionalisme yang tinggi.

3. Integritas
Untuk memelihara dan meningkatkan kepercayaan publik, setiap anggota harus memenuhi tanggung jawab profesionalnya dengan integritas setinggi mungkin.
Integritas adalah suatu elemen karakter yang mendasari timbulnya pengakuan profesional. Integritas merupakan kualitas yang melandasi kepercayaan publik dan merupakan patokan (benchmark) bagi anggota dalam menguji keputusan yang diambilnya.
Integritas mengharuskan seorang anggota untuk, antara lain, bersikap jujur dan berterus terang tanpa harus mengorbankan rahasia penerima jasa. Pelayanan dan kepercayaan publik tidak boleh dikalahkan oleh keuntungan pribadi. Integritas dapat menerima kesalahan yang tidak disengaja dan perbedaan pendapat yang jujur, tetapi tidak menerima kecurangan atau peniadaan prinsip.

4. Objektivitas
Setiap anggota harus menjaga obyektivitasnya dan bebas dari benturan kepentingan dalam pemenuhan kewajiban profesionalnya.
Obyektivitasnya adalah suatu kualitas yang memberikan nilai atas jasa yang diberikan anggota. Prinsip obyektivitas mengharuskan anggota bersikap adil, tidak memihak, jujur secara intelektual, tidak berprasangka atau bias, serta bebas dari benturan kepentingan atau dibawah pengaruh pihak lain.
Anggota bekerja dalam berbagai kapasitas yang berbeda dan harus menunjukkan obyektivitas mereka dalam berbagai situasi. Anggota dalam praktek publik memberikan jasa atestasi, perpajakan, serta konsultasi manajemen. Anggota yang lain menyiapkan laporan keuangan sebagai seorang bawahan, melakukan jasa audit internal dan bekerja dalam kapasitas keuangan dan manajemennya di industri, pendidikan, dan pemerintah. Mereka juga mendidik dan melatih orang orang yang ingin masuk kedalam profesi. Apapun jasa dan kapasitasnya, anggota harus melindungi integritas pekerjaannya dan memelihara obyektivitas.

5. Kompetensi dan Kehati-hatian Profesional
Setiap anggota harus melaksanakan jasa profesionalnya dengan berhati-hati, kompetensi dan ketekunan, serta mempunyai kewajiban untuk mempertahankan pengetahuan dan ketrampilan profesional pada tingkat yang diperlukan untuk memastikan bahwa klien atau pemberi kerja memperoleh manfaat dari jasa profesional dan teknik yang paling mutakhir.
Hal ini mengandung arti bahwa anggota mempunyai kewajiban untuk melaksanakan jasa profesional dengan sebaik-baiknya sesuai dengan kemampuannya, demi kepentingan pengguna jasa dan konsisten dengan tanggung jawab profesi kepada publik.
Kompetensi diperoleh melalui pendidikan dan pengalaman. Anggota seharusnya tidak menggambarkan dirinya memiliki keahlian atau pengalaman yang tidak mereka miliki. Kompetensi menunjukkan terdapatnya pencapaian dan pemeliharaan suatu tingkat pemahaman dan pengetahuan yang memungkinkan seorang anggota untuk memberikan jasa dengan kemudahan dan kecerdikan. Dalam hal penugasan profesional melebihi kompetensi anggota atau perusahaan, anggota wajib melakukan konsultasi atau menyerahkan klien kepada pihak lain yang lebih kompeten. Setiap anggota bertanggung jawab untuk menentukan kompetensi masing masing atau menilai apakah pendidikan, pedoman dan pertimbangan yang diperlukan memadai untuk bertanggung jawab yang harus dipenuhinya.

6. Kerahasiaan
Setiap anggota harus menghormati kerahasiaan informasi yang diperoleh selama melakukan jasa profesional dan tidak boleh memakai atau mengungkapkan informasi tersebut tanpa persetujuan, kecuali bila ada hak atau kewajiban profesional atau hukum untuk mengungkapkannya.
Kepentingan umum dan profesi menuntut bahwa standar profesi yang berhubungan dengan kerahasiaan didefinisikan bahwa terdapat panduan mengenai sifat sifat dan luas kewajiban kerahasiaan serta mengenai berbagai keadaan di mana informasi yang diperoleh selama melakukan jasa profesional dapat atau perlu diungkapkan.
Anggota mempunyai kewajiban untuk menghormati kerahasiaan informasi tentang klien atau pemberi kerja yang diperoleh melalui jasa profesional yang diberikannya. Kewajiban kerahasiaan berlanjut bahkan setelah hubungan antar anggota dan klien atau pemberi jasa berakhir.

7. Perilaku Profesional
Setiap anggota harus berperilaku yang konsisten dengan reputasi profesi yang baik dan menjauhi tindakan yang dapat mendiskreditkan profesi.
Kewajiban untuk menjauhi tingkah laku yang dapat mendiskreditkan profesi harus dipenuhi oleh anggota sebagai perwujudan tanggung jawabnya kepada penerima jasa, pihak ketiga, anggota yang lain, staf, pemberi kerja dan masyarakat umum.

8. Standar Teknis
Setiap anggota harus melaksanakan jasa profesionalnya sesuai dengan standar teknis dan standar profesional yang relevan. Sesuai dengan keahliannya dan dengan berhati-hati, anggota mempunyai kewajiban untuk melaksanakan penugasan dari penerima jasa selama penugasan tersebut sejalan dengan prinsip integritas dan obyektivitas.
Standar teknis dan standar professional yang harus ditaati anggota adalah standar yang dikeluarkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia. Internasional Federation of Accountants, badan pengatur, dan pengaturan perundang-undangan yang relevan.


VN:F [1.6.8_931]

Kamis, 16 September 2010

HE'S JUST NOT THAT INTO YOU



hahahhaha.... He's Just Not That Into You,,, dari judulnya saja kita mungkin sudah bisa tahu apa yang akan dibahas didalamnya.. He's Just Not That Into You adalah judul sebuah film yang diangkat dari sebuah novel dengan judul yang sama. Saya sudah berkali-kali menonton film ini, tetapi jujur saja saya belum pernah membaca novel yang dimaksud,,hahha he just not that into you adalah film drama romantis yang kurang lebih bercerita tentang realita kehidupan percintaan yang ada di sekitar kita yang secara langsung menyarankan kepada kita ''para wanita'' untuk melihat kenyataan yang ada ''get real''.

hahhaha kenyataan apa? kenyataan bahwa kita sebagai para wanita jangan terlalu asik dengan perasaan kita terhadap respon seorang pria kepada kita. Karena mungkin saja kenyataan yang ada belum tentu sesuai dengan apa yang kita harapkan.

Seperti yang saya katakan di awal He’s Just Not That Into You adalah film adaptasi dari sebuah buku pembangun jiwa yang ditulis oleh Greg Behrendt dan Liz Tucillo. Buku yang dipublikasikan tahun 2004 ini langsung meraih gelar New York Times Bestseller dan sempat ditampilkan di acara The Oprah Winfrey Show juga serial ngetop Gilmore Girls episode Pulp Friction.

Film ini sungguh sederhana tetapi banyak pesan yang kita dapat dari film ini yang dapat saya simpulkan dari film ini adalah bukankah kejujuran yang menyakitkan lebih baik daripada berkamuflase membohongi perasaan sendiri? ahaaaa...

Sutradara film ini, Ken Kwapis, sebelumnya pernah sukses menggarap serial tv populer semacam E.R, The Office, dan Malcolm in the Middle. Ken yang merasa tertantang mengadaptasi buku populer ini ke dalam format selluloid lalu membuatnya dalam beberapa cerita dan tokoh yang saling memiliki benang merah Sebagai karakter utama ia memilih Gigi (Ginnifer Goodwin), seorang wanita muda yang selalu salah mengerti sinyal yang ia dapatkan dari pria-pria teman kencannya. Sampai kemudian ia berkenalan dengan seorang pemilik bar, alex (Justin Long). Koneksi cerita terjalin saat teman Gigi, Janine (Jennifer Connelly) yang selama ini merasa kehidupan rumah tangganya baik-baik saja mulai menyadari kalau ia hanya menipu diri sendiri, padahal antara ia dan suaminya Ben (Bradley Cooper)sudah tidak ada gairah percintaan lagi.

Dan tanpa sepengatahuannya, Ben malah terlibat perselingkuhan dengan seorang wanita seksi, Anna (Scarlett Johansson), yang ia bantu menjadi seorang penyanyi. Teman kerja Gigi yang lainnya, Beth (Jennifer Aniston) sebetulnya merasa enjoy menjalani 5 tahun hidup serumah dengan Neil (Ben Affleck) tetapi lama kelamaan ia kesal juga karena Neil tidak kunjung memintanya untuk menikah.

Sang produser executive, (Drew Barrymore, juga tidak mau ketinggalan tampil sebagai Marry, teman Anna yang akhirnya malah jadian dengan Connor, mantan pacar Anna sekaligus juga salah satu pria yang pernah menolak Gigi.
(http://www.21cineplex.com/slowmotion/he-s-just-not-that-into-you-film-paling-jujur,884.htm)

Ada banyak dialog yang saya suka dalam film ini namun,,,dialog yang sangat membekas dipikiran saya adalah scene antara Gigi (Ginnifer Goodwin) dan alex (Justin Long)
Lihat berikut:

Gigi: So you came all the way here at 11 o' clock in the night to give me a promotional pen?
Alex: Yeah... Yeah, I did. I thought I would come up with some really great excuse to get over here. That's how it's done, right?
Gigi: [smiles] Sometimes.

Alex: Look, I can't stop thinking about you. I... It's a problem. I drive by your place; I call and hang up; I've turned into...
Gigi: Me.
Alex: Yeah.
Gigi: A wise person once told me that if a guy wants to be with a girl, he will make it happen, no matter what.

Alex: That's true.

Gigi: But when I was hurling my body onto yours, you did not seem to want to make it happen.

Alex: Okay, yeah, here's the thing about that... You were right. I'd gotten so used to keeping myself at a safe distance from all these women and having the power that, that I didn't know what it felt like when I actually fell for one of them... I didn't know.
Gigi: Look, I just went out with your friend Bill. He might be just exactly what I need. No drama, he calls; he does what he says...
Alex: [stepping closer] I can do that stuff too...
Gigi: But you didn't! And that same wise person told me that I'm the rule. That I have to stop thinking that every guy will change, that I have to stop thinking that...
Gigi: [Alex kisses her]
[smiles]
Gigi: ... I'm the exception...
Alex: [whispers] You are *my* exception.
[they kiss again]

Yah mungkin harus terlebih dahulu menonton filmnya supaya kita tahu bahwa dialog diatas benar-benar romantis.
Kenapa? ??karena ini satu-satunya drama romantis paling bermasalah yang endingnya benar2 bagus?
Film ini juga bisa jadi tontonan untuk para pria yang benar-benar ingin mengetahui ''apa sih yang ada di dalam otak wanita tentang kalian?''

penasaran???tonton filmnya...hahahah

Sabtu, 17 April 2010

Penulisan Ilmiah


Dalam perkembangan Ilmu Pengetahuan yang semakin pesat saat ini, pastinya akan menggugah beberapa peneliti untuk melakukan suatu penemuan baru dalam kemajuan ilmu pengetahuan yang ada.
Saat ini, tidak harus peneliti saja yang dapat melakukan penelitian, setiap orang awam pun dapat melakukannya.
Seperti hal nya saya, saat ini saya sedang melakukan suatu Penulisan Ilmiah sebagai suatu syarat yang harus dilakukan, oleh setiap mahasiswa di Universitas tempat saya menempuh pendidikan.
Dalam penulisan ini saya mengambil tema menganai Sewa Guna Usaha atau yang biasa kita kenal dengan istilah Leasing.
Dalam penulisan ini saya mengambil sumber dari beberapa buku panduan yang ada,namun tidak cukup hanya dari situ saja.
Saya juga terjun langsung ke salah satu Perusahaan Speaker Asing yang ada di Indonesia, untuk melakukan penelitian lapangan agar mempermudah saya dalam penyusunan penulisan ilmiah ini.
Untuk sekedar memberikan informasi kepada para pembaca, saya akan memberikan tahap - tahap awal dalam penulisan ilmiah yang sudah saya buat dan sudah disetujui oleh pihak Perusahaan maupun Dosen pembimbing saya.
Untuk lebih jelasnya dapat di lihat dibawah ini:
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah
Perkembangan prekonomian sekarang ini sangatlah menuntut kalangan dunia usaha untuk lebih cermat dalam mengatur strategi usahanya. Dengan dibukanya jalur perdagangan bebas baru – baru ini antara negara – negara ASEAN dan negara China membawa dampak yang sangat besar dalam perokonomian di negara kita ini. Persaingan yang telah terjadi antara kalangan dunia usaha di dalam negeri menjadi bertambah di karenakan dibukanya jalur perdagangan tersebut. Banyak kalangan dunia usaha yang mengalami gulung tikar dikarenakan dengan dibukanya jalur ini, tetapi ada juga beberapa dunia usaha yang masih bisa bertahan dikarenakan telah memiliki perencanaan yang baik.
Dunia usaha yang akan tetap bertahan dalam situasi sekarang ini, haruslah memerhatikan berbagai hal yang dapat menunjang eksistensinya dalam percaturan perekonomian di negara kita ini. Bagi perusahan yang memiliki strategi yang baik dan sistem dalam perusahaannya yang terencana dengan matang , tentu akan bisa bertahan dalam situasi sekarang ini. Bagi dunia usaha yang masih bisa bertahan dalam kondisi sekarang inipun masih menemui beberapa kendala - kendala agar eksistensinya dapat terus berjalan dan terus mungkin akan tetap bisa berkembang. Permasalah - permasalahan inipun harus segera di tangani agar tidak berlanjut yang menyebabkan tersendatnya aktivitas perusahaan.
Dalam melihat permasalahan yang ada, dunia usaha sangatlah harus mencermati setiap masalah yang sedang dialaminya, agar dapat di carikan solusi yang tepat dalam mengatasi setiap masalah yang sedang di hadapi. Solusi yang diambil oleh badan usaha dalam menyelesaikan masalah tentunya telah melalui berbagai proses pengamatan, agar solusi yang dihasilkan adalah benar – benar tepat. Permasalahan yang dialami oleh setiap badan usaha sangatlah kompleks, baik itu yang datangnya dari dalam ataupun dari luar badan usaha itu sendiri. Mengenai seberapa besar permasalah yang di alami oleh setiap badan usaha tergantung dari lingkup dan seberapa besar keinginan badan usaha dalam menyelesaikan permasalahannya. Jika permasalahan yang ada tidak segera di selesaikan, permasalahn sekecil apapun akan menjadi besar.
Melihat sangat pentingnya dalam menyelesaikan permasalah yang ada dalam setiap badan usaha, maka dalam hal ini penulis hendak melakukan penelitian sampai sejauh mana setiap badan usaha dapat menyelesaikan permasalahannya. Seperti diuraikan oleh penulis diatas, bahwa permasalahan yang dialami oleh setiap badan usaha datangnya dapat dari dalam ataupun dari luar. Penulis dalam penelitiannya akan lebih memprioritaskan permasalahan yang datangnya dari dalam badan usaha. Penulis melihat ada beberapa permasalah yang datangnya dari dalam, seperti permasalah terhadap karyawan, struktur manajemen atau bahkan yang sifatnya sangat krusial sekali yaitu masalah permodalan.
Seperti kita ketahui bahwa peran karyawan, manajemen dan modal sangatlah tidak terlepas dari setiap badan usaha, bahkan hal tersebut adalah syarat mutlak harus dimiliki. Karena komponen tersebut diatas sangatlah mutlak harus dimiliki, maka bagaimana setiap badan usaha dapat mengelolanya dengan baik agar dapat bersinergi dan dapat saling mendukung satu dengan yang lainnya, Karena bila satu dari komponen tersebut tidak berjalan, akan dapat terganggunya kinerja badan usaha itu sendiri. Dari ketiga komponen itu, penulis mencoba melakukan penelitian yang lebih mendalam kepada unsur permodalan. Modal adalah suatu kekayaan yang digunakan untuk melakukan suatu aktifitas. Modal sendiri dapat diperoleh dari dalam dan juga dapat diperoleh dari luar. Seperti kita ketahui modal yang berasal dari dalam adalah modal yang disetorkan oleh pemilik untuk mendukung aktifitas, sedangkan modal yang berasal dari luar dapat diperoleh melalui pinjaman atau hutang. Modal – modal tersebut nantinya diharapkan dapat menunjang kinerja perusahaan, agar apa yang telah direncanakan oleh pihak manajemen dapat berjalan dengan baik.
Banyak badan usaha mengalami kendala dalam menjalankan aktifitas usahanya. Bukan berarti bahwa tidak dapat mengelola usahanya tersebut dengan baik, tetapi lebih cenderung kendala yang di hadapinya adalah mengenai permodalan. Modal yang telah disetorkan oleh pemilik dirasa tidak mencukupi dalam menunjang aktifitas, sehingga akan membuang kesempatan – kesempatan yang diperolehnya. Jika hal demikian diatas sangatlah penting peranannya, maka badan usaha dapat melakukan pinjaman atau hutang kepada pihak ketiga, agar aktifitasnya dapat berjalan normal kembali. Tentunya dengan perhitungan yang matang, agar tidak menyulitkan di kemudian hari. Pinjaman atau hutang di kategorikan menjadi dua yaitu pinjaman atau hutang jangka pendek dan jangka panjang. Pada kesempatan yang baik ini penulis akan mencoba melakukan penelitian, seberapa jauh peranan pinjaman atau hutang dalam suatu badan usaha. Dan pada kesempatan yang baik ini pula penulis akan mengambil judul dalam penulisannya “ Analisa Manfaat Leasing Pada Operasional PT. Toa Galva Industries “. Dalam penulisan ini, harapan penulis dapat lebih memahami peranan leasing tersebut dalam menunjang aktifitas perusahaan tersebut.

1.2 Perumusan Masalah
Dalam perumusan masalah yang hendak diangkat oleh penulis adalah sampai sejauh mana peranan leasing dalam menunjang aktifitas perusahaan, yang diharapkan dapat memberikan manfaat lebih karena diambilnya keputusan dalam menentukan permodalan melalui cara leasing tersebut.


1.3 Batasan Masalah
Penulis dalam melakukan penelitiannya, memfokuskan atau membatasi pada lingkup permasalahan yang dihadapi oleh PT. Toa Galva Indutries dalam memenuhi permintaan dari konsumen atau pelanggan tetapi ada kendala dalam upaya tersebut, sehingga perusahaan mengambil keputusan untuk melakukan pinjaman atau hutang dengan cara leasing.

1.4 Tujuan Penulisan
Maksud dan tujuan dari penelitian yang dilakukan oleh penulis adalah sebagai berikut :
a. Mengapa perusahaan mengambil langkah leasing dalam menambahkan struktur modalnya.
b. Sampai sejauh mana peranan leasing dapat menunjang kinerja perusahaan
c. Apakah akibatnya jika perusahaan tidak mengambil langkah ini ( leasing ).

1.5 Metode Penulisan
Untuk mendukung penelitian yang dilakukan oleh penulis, maka ada beberapa metode yang di lakukan oleh penulis, agar hasil dari penelitian ini mempunyai nilai manfaat bagi yang membacanya. Beberapa metode penuliisan yang dilakukan adalah sebagai berikut :
a. Penelitian Lapangan ( Field Research )
Yaitu dimana penulis secara berkala melakukan penelitian langsung ke PT. Toa Galva Industries, agar apa yang hendak disampaikan dalam penelitian ini dapat memperoleh data yang akurat.
b. Penelitian Pustaka ( Library Research )
Yaitu suatu metode penelitian yang diarahkan untuk memperoleh dasar penertian dan teori – teori yang di perlukan dalam proses penulisan. Penulis menempatkan metode ini sebagai dasar pengetahuan untuk proses peyusunan sebelum terjun ke perusahaan dimana yang akan menjadi obyek penelitian. Dalam penelitian pustaka ini pula, penulis mencoba melakukan perbandingan antara teori – teori yang ada dengan data yang ada di lapangan. Ada beberapa cara yang dilakukan oleh penulis dalam melakukan proses penelitian, antara lain sebagai berikut :

-
Observasi
Suatu cara dimana penulis berusaha terjun langsung ke perusahaan guna mengetahui dari dekat aktifitas yang dilakukan di PT.Toa Galva Industries.

- Wawancara
Cara ini penulis lakukan agar apa yang penulis perhatikan dan teliti dapt dibenarkan oleh pihak – pihak yang bersangkutan, sehingga hasil dari penelitian ini mempunyai nilai seimbang, karena dilakukan pengamatan oleh penulis dan telah di setujui oleh pihak internal perusahaan.

contoh penulisan ilmiah diatas merupakan hasil dari penelitian saya selama 3 minggu pada salah satu Perusahaan Asing yang ada di Indonesia.untuk tahap atau bab berikutnya akan saya posting pada tulisan saya berikutnya
semoga informasi ini dapat berguna bagi para pembaca.



Sabtu, 27 Februari 2010

apa itu"RISET"?


Riset,,,,
Yah,,,mungkin kedengarannya sudah tidak asing lagi ditelinga kita,,,,atau mungkin lebih sering orang-orang menyebutnya dengan istilah penelitian,,,,baiklah,, apapun itu pastinya memiliki definisi yang serupa,,,
Tentunya topic tersebut akan saya bahas dalam blog saya kali ini,,,bukan tanpa alasan saya memilih teori mengenai riset untuk blog saya ini kali ini,,,
Mengingat dua minggu yang lalu, dosen riset akuntansi saya bapak Budi Wahyudi memberi tugas softskill kepada kami mahasiswannya,,untuk mencari materi mengenai pengertian riset maupun penerapannya.
Alasan lain,saya memilih berbagi materi ini,karena pada semester genap ini saya akan membuat sebuah penulisan ilmiah atau PI, jadi alangkah baiknya saya juga memahami tentang dasar-dasar yang melatarbelakangi penulisan ilmiah tersebut.
Saya memilih blog dari Ibnu Rusdi
yang menurut saya sangat membangun,dan tentunya sangat membantu saya dalam pemahaman mengenai pengertian riset yang sesungguhnya.


Agar kita semua juga lebih memahami mari kita simak beberapa uraian dari beliau mengenai pengertian riset dan hal-hal yang termasuk didalamnya


PENGERTIAN RISET/PENELITIAN
Riset berasal dari bahasa Inggris, research, menurut The Advanced Learner’s Dictionary of Current English (1961) ialah penyelidikan atau pencarian yang seksama untuk memperoleh fakta baru dalam cabang ilmu pengetahuan.
Menurut Fellin, Tripodi dan Meyer (1969) riset adalah suatu cara sistematik untuk maksud meningkatkan, memodifikasi dan mengembangkan pengetahuan yang dapat disampaikan (dikomunikasikan) dan diuji (diverifikasi) oleh peneliti lain.


Ciri-ciri riset adalah sebagai berikut, yaitu bahwa riset: (Abisujak, 1981)
1. Dilakukan dengan cara-cara yang sistematik dan seksama.
2. Bertujuan meningkatkan, memdofikasi dan mengembangkan pengetahuan (menambah perbendaharaan ilmu pengetahuan)
3. dilakukan melalui pencarian fakta yang nyata
4. dapat disampaikan (dikomunikasikan) oleh peneliti lain
5. dapat diuji kebenarannya (diverifikasi) oleh peneliti lain


KRITERIA METODE ILMIAH (Notoaatmodjo, 2002)
a. Berdasarkan fakta
b. Bebas dari prasangka
c. Menggunakan prinsip analisis
d. Menggunakan hipotesis
e. Menggunakan ukuran objektif

Berikut ini saya juga mempunyai contoh jurnal penelitian yang saya ambil dari situs milik Bank Indonesia mengenai topik BANK SYARIAH VS BANK KONVENSIONAL,,,
anda dapat mebuka link dibawah ini:

mmmmmm..........sepertinya saya sudah mulai memahami tentang topic saya kali ini,,saya juga memiliki harapan yang sama bagi anda semua yang membaca blog saya,,,

Terima-kasih
Lucy,,,

Rabu, 06 Januari 2010

Lovina .. "Sweet or Bad Memories"


Hemmm,,, I think, I don't have to introduce myself again .. hehe. Honestly, I am writing this blog a bit forced, because my teacher said this task must be done.huhuhuhu

Actually rather difficult to write on this blog, because the theme given by my professor is a favorite tourist attractions in my life. Of course quite a lot of tourist attractions in Indonesia that I love, but for this portfolio assignment I picked up the story of Lovina.
Well, everyone know where lovina located, lovina is one beach on the island of Bali that if no one is located in Buleleng.

Why I chose Lovina,????while so many beautiful beaches in Bali, call it Nusa Dua, Sanur, Jimbaran, Legian, or maybe kuta and many more

Well, I chose lovina because it has its own history in my life, but my professor said in this blog is forbidden to write personal experience so I will only tell you general things.xoxoxo.

For information, I've crashed at sea because it was too busy chasing the dolphins in the sea. But then I did not bring a change of clothes and my hotel location is also quite far from this place…so I had to go home only wearing wet clothing.

Second information, in my view and also the people, Lovina is a coastal tourist area with its main attraction is the beach with calm water, sand blackish color, coral reefs with tropical fish. Because of the nature of the calm sea, lovina is very suitable for water recreation such as diving, snorkeling, swimming, fishing, sailing, rowing and just soak in sea water. Besides the appeal of the above, may be noted here is the existence of dolphins in their natural habitat. Dolphins is that hundreds can be seen in the morning, approximately one kilometer off the coast

Lovina area is also supported by many tourist attractions in the vicinity of easily accessible from Lovina. Tourism attraction near Lovina, among others: Ar Best banjar, Buddhist temple, waterfall Bite, and the villages around it are ideal for those who love nature.

Especially well,,, love story here may not be a private matter, although many interesting experiences that occurred at the time, but it does not matter. Furthermore it was not for public consumption,,, hahahhaha

When reminiscing about this I'd love to go back there, but maybe the situation is different. Besides, I and people around me very busy for a long vacation there. maybe our holiday there next semester,, hoho ... that if I had enough money and time,, hahaha ... maybe with that special someone .. I do not know???
Thx….Lucy